Jumat, 21 Desember 2007

Tentang jawaban dari seorang anak pada orang tuanya

Solopos - Sebuah Harian Umum di Solo yang bisa dibilang sudah sangat maju dan masyhur. Disinilah aku akan menambah ilmuku selain dari sekolahku atau PSG. Pertama aku melihat Solopos, aku tidak begitu kagum. Tapi setelah tahu betapa hebat dan menariknya isi dari griya solopos (begitu kantor H.U solopos biasa disebut) aku langsung berdecak kagum.
Disini aku akan menambah ilmuku kurang lebih selama 10 - 11 Bulan. Satu minggu ini memang terasa berat sekali, karena aku belum bisa meninggalkan pikiran manjaku, pikiran malasku seperti saat dirumah. Selain itu aku juga masih kepikiran tentang kedua orangtuaku. Yah bisa dibilang aku masih belum siap keluar dari rumah selama kurang lebih satu tahun. Bagaimana tidak, yang biasanya aku selalu dituntun oleh orang tuaku, tiba - tiba aku harus berjalan sendiri tanpa pegangan dan tuntunan. Dan sekarangpun aku mulai sadar, betapa beratnya hidup mandiri, dan menjadi orang tua. Yah meskipun belum sebanding dengan semua itu. Tapi walau pengalamanku masih seperti ujung tanduk nyamuk dibanding dengan pengalaman kedua orangtuaku yang sudah seperti 100 kawanan gajah, tapi aku minimal juga sudah merasakannya.
Tapi aku sadar, tidak akan selamanya aku bergantung pada kedua orangtuaku. Entah kapan aku akan bisa dan biasa 100% lepas dan mandiri dari orangtuaku. Tapi, meski aku ingin lepas dari orang tuaku, cita - citaku yang paling tinggi adalah membahagiakan kedua orang tuaku (Bapak Ibuku) yang sangat, sangat, dan sangat berjasa bagiku.
Aku ingin membuat mereka merasakan betapa nikmatnya hidup.
Karena kulihat selama ini mereka selalu berjuang keras menghidupiku dalam dunia yang serba sulit ini.

I Love You Mom,
I Love You Dad
Forever.

4 komentar:
Write komentar



Tentang Penulis

.:: Just Be My Self ::.




Your Ad Here