Showing posts with label tour religion and culture. Show all posts
Showing posts with label tour religion and culture. Show all posts

Sunday, May 18, 2008

Tim Piala Thomas-Uber Indonesia, aku kecewa.....

Wah.....
Perasaanku kali ini benar-benar kecewa. Yah gak terlalu kecewa sih. Tapi sedikit-sedikit aku juga masih merasa kecewa sama Tim Thomas-Uber Indonesia yang gak jadi menang. Yah meski bisa masuk semifinal Thomas ma Final Uber, tapi aku masih sedikit kecewa. Mana Indonesia yang dulu. Yang bahkan bisa 5 kali berturut-turut menang dalam 5 even piala Thomas-Uber ini.
Inikah yang sekarang terjadi di Indonesia, gak hanya ekonominya yang turun. Tapi semangat atletnya juga turun. Aku yakin kemampuan para atlit Indonesia gak diragukan lagi. Hebat, sangat hebat bahkan. Tapi kok bisa gak menang. Yah mungkin gak rejekinya.
Padahal kalau mengingat kejayaan Indonesia di masa lalu khususnya olahraga bulutangkis ini, wah gila abis. Siapapun lawannya pasti takluk. Khususnya pada Thomas Cup. Gak tanggung-tanggung, 13 kali kemenangan sejak keikutsertaan tahun 1949 yakni pada tahun 1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998,
2000, 2002. Wah bener-bener gila bos.....

Tapi kok saat ini kayaknya Tim bulutangkis Indonesia sudah sedikit redup ditelan kekuatan tim-tim lain. Mana pengganti atlet-atlet terdahulu. Seperti ibu Susi susanti, pak Alan budikusuma, apalagi favorit saya ibu Ivana Lie ma pak Ricky. angkat topi dah buat mereka.
Tapi meski kalah. Aku tetap mendukung kok. Yah walau gak bisa nonton langsung, tapi aku terus memantau dari tivi kok. (he...he...he...).
Fiuh.......
Ah tapi bisarlah kali ini kalah. Besok atau kapan lagi mungkin semangat bulutangkis akan membara lagi menciptakan atlet-atlet pengganti atlet lama yang memang sudah waktunya digantikan atlet baru lebih segar. Tapi bukan berarti mereka gak eksis lagi. Mereka tetap di balik layar. Iya kan..........
Majulah terus Indonesia. Maju...Maju...Maju... Pantang mundur. Okay?!?!?!?!

Friday, April 18, 2008

IND sebagai pedownload 'FITNA' terbesar kedua

'Fitna', mungkin sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat dunia, khususnya kaum muslim yang memang merasa agak tersinggung dengan hadirnya film ini. Bahkan beberapa pemerintahan negara Islam dunia seperti Daerah negara-negara Timur Tengah dan juga Indonesia secara resmi telah menyatakan menentang Film durasi sekitar 17 menit buatan seorang anggota Parlemen Belanda Geert Wilders itu. Bahkan mantan PM Malaysia Mahatir Mohammad (maaf jika ada penulisan nama yang salah) menyerukan agar sekitar 1,5 milyar muslimin Dunia memboikot produk Belanda secara bersama-sama. Yang menjadikan saya agak heran, mengapa seorang Geert Wilders berani menentang banyak pemerintahan negara-negara Islam khususnya dan seluruh dunia pada umumnya. Termasuk juga pemerintahan negara Belanda yang juga tidak setuju dengan penerbitan Film ini. Tapi yang akan lebih mengherankan lagi jika anda membaca artikel yang sebenarnya sumbernya berasal dari detik.com, tapi saya menyadurnya dari blog lp3i makasar.
(http://lp3imakassar.blogspot.com/2008/04/orang-indonesia-getol-cari-film-fitna.html)
Artikel asli :
Film kontroversial ‘Fitna’, yang beredar di internet, ternyata laku di Indonesia. Setelah Belanda, pencari terbanyak ‘Fitna’ adalah dari Indonesia. Film besutan anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, memancing reaksi dari berbagai kalangan. Data dari Google Trends menunjukkan pencarian terbanyak film itu adalah dari negeri asalnya, Belanda. Nah, seperti dikutip detikINET dari data Google Trends, Selasa (1/4/2008), Indonesia ternyata menempati urutan kedua pencarian tersebut.
Hal ini tak lepas dari maraknya pemberitaan mengenai Fitna di media massa. Jika diperhatikan, secara global, lonjakan tertinggi tercapai pada 28 Maret 2008. Pada tanggal tersebut Google mencatatkan adanya siaran online (podcast) dari situs media NRC Handelsblad. Sedangkan untuk wilayah Indonesia, lonjakan tertinggi terjadi di 29 Maret 2008.
Jika dibandingkan berdasarkan wilayah spesifik, Jakarta berada di posisi ke-8 setelah wilayah-wilayah di Belanda. Di urutan atas adalah wilayah Helmond, Utrecht dan The Hague.

Dari sisi bahasa pencarian, Bahasa Indonesia menempati urutan kedua setelah Belanda. Berikutnya ada Bahasa Denmark (Danish), Jerman, Perancis dan kemudian Inggris di posisi buncit.
Sepuluh wilayah pencari film ‘Fitna’ terbanyak adalah:
1. Belanda
2. Indonesia
3. Denmark
4. Belgia
5. Jerman
6. Swedia
7. Perancis
8. Kanada
9. Amerika Serikat
10. Inggris Raya
Sumber: detik.com
--End--
Ini sedikit mengejutkan memang, tapi inilah nyatanya. Mungkin ini dikarenakan masyarakat Indonesia yang memang serba ingin-tahu terhadap berita terbaru. Wah dapat diartikan dari segi positifnya dan dari sudut pandang lain bahwa kalau banyak yang download, berarti orang Indonesia banyak yang bisa Internet donk. Jadi gak gaptek lagi. Yah semoga.....

Tuesday, January 8, 2008

Visit Indonesia Year 2008 (VIY 2008)

Logo Visit Indonesia Year 2008

Konsep Logo:

1) Bentuk Logo akan mengambil konsep Garuda Pancasila sebagai dasar Negara, tetapi dengan pengolahan yang modern.
2) 5 sila akan digambarkan berupa 5 Garis Warna yang berbeda dan merupakan simbol diversity Indonesia yang penuh dengan keanekaragaman.
3) Logo akan diolah menjadi bentuk dan warna yang dinamis sebagai perwujudan dari Dinamika Indonesia yang sedang berkembang.
4) Jenis Huruf dari Logo akan mengambil dari elemen otentik Indonesia yang disempurnakan dengan sentuhan modern.

Artikel diambil dari : http://budpar.go.id/

Ayo buat semua Warga Negara Indonesia, Optimis menghadapi Visit Indonesia Year 2008. Mari bersama kita promosikan budaya dan pariwisata kita. Buat nama Indonesia harum di mata negara lain. Bencana bukan akhir segalanya. Tetap bertahan, dan perjuangkan kemajuan budaya dan pariwisata Indonesia. Karena dengan begitu akan memajukan bangsa kita di masa yang akan datang. And for all tourists who come to Indonesia, Don't Miss it !!!!!!

Just call your friends and say with your friends that Indonesia is a beautiful country.

Visit Indonesia Year 2008, Let's having fun!!!!!!!!!!

Semangat buat Indonesia......

Hidup Budaya dan Pariwisata Indonesia...........

Hidup Visit Indonesia Year 2008............

Sunday, January 6, 2008

Mengerti Arti nama Islam Lebih Jauh.....

"Islam adalah sebuah singkatan dari Isyak, Subuh, Lohor(Dzuhur), Ashar, dan Maghrib. Itu menurut sebagian orang kuno." (penulis)

Di antara keistimewaan agama Islam adalah namanya. Berbeda dengan agama lain, nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tapi, nama Islam menunjukkan sikap dan sifat pemeluknya terhadap Allah.

Yang memberi nama Islam juga bukan seseorang, bukan pula suatu masyarakat, tapi Allah Ta’ala, Pencipta alam semesta dan segala isinya. Jadi, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw. dengan nama yang diberikan Allah.

Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam –artinya tunduk atau patuh– selain yaslamu salaam –yang berarti selamat, sejahtera, atau damai. Menurut bahasa Arab, pecahan kata Islam mengandung pengertian: islamul wajh (ikhlas menyerahkan diri kepada Allah), istislama (tunduk secara total kepada Allah), salaamah atau saliim (suci dan bersih), salaam (selamat sejahtera), dan silm (tenang dan damai). Semua pengertian itu digunakan Alquran seperti di ayat-ayat berikut ini.

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (An-Nisa’: 125)

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (Ali Imran: 83)

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (Asy-Syu’araa’: 89)

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآَيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum (Mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu).” Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-An’am: 54)

فَلَا تَهِنُوا وَتَدْعُوا إِلَى السَّلْمِ وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ وَاللَّهُ مَعَكُمْ وَلَنْ يَتِرَكُمْ أَعْمَالَكُمْ

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. (Muhammad: 35)

Sementara sebagai istilah, Islam memiliki arti: tunduk dan menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan Allah kepada para Nabi dan Rasul yang terhimpun di dalam Alquran dan Sunnah. Manusia yang menerima ajaran Islam disebut muslim. Seorang muslim mengikuti ajaran Islam secara total dan perbuatannya membawa perdamaian dan keselamatan bagi manusia. Dia terikat untuk mengimani, menghayati, dan mengamalkan Alquran dan Sunnah.

Baca Selengkapnya : http://www.dakwatuna.com/

Friday, December 21, 2007

Tentang jawaban dari seorang anak pada orang tuanya

Solopos - Sebuah Harian Umum di Solo yang bisa dibilang sudah sangat maju dan masyhur. Disinilah aku akan menambah ilmuku selain dari sekolahku atau PSG. Pertama aku melihat Solopos, aku tidak begitu kagum. Tapi setelah tahu betapa hebat dan menariknya isi dari griya solopos (begitu kantor H.U solopos biasa disebut) aku langsung berdecak kagum.
Disini aku akan menambah ilmuku kurang lebih selama 10 - 11 Bulan. Satu minggu ini memang terasa berat sekali, karena aku belum bisa meninggalkan pikiran manjaku, pikiran malasku seperti saat dirumah. Selain itu aku juga masih kepikiran tentang kedua orangtuaku. Yah bisa dibilang aku masih belum siap keluar dari rumah selama kurang lebih satu tahun. Bagaimana tidak, yang biasanya aku selalu dituntun oleh orang tuaku, tiba - tiba aku harus berjalan sendiri tanpa pegangan dan tuntunan. Dan sekarangpun aku mulai sadar, betapa beratnya hidup mandiri, dan menjadi orang tua. Yah meskipun belum sebanding dengan semua itu. Tapi walau pengalamanku masih seperti ujung tanduk nyamuk dibanding dengan pengalaman kedua orangtuaku yang sudah seperti 100 kawanan gajah, tapi aku minimal juga sudah merasakannya.
Tapi aku sadar, tidak akan selamanya aku bergantung pada kedua orangtuaku. Entah kapan aku akan bisa dan biasa 100% lepas dan mandiri dari orangtuaku. Tapi, meski aku ingin lepas dari orang tuaku, cita - citaku yang paling tinggi adalah membahagiakan kedua orang tuaku (Bapak Ibuku) yang sangat, sangat, dan sangat berjasa bagiku.
Aku ingin membuat mereka merasakan betapa nikmatnya hidup.
Karena kulihat selama ini mereka selalu berjuang keras menghidupiku dalam dunia yang serba sulit ini.

I Love You Mom,
I Love You Dad
Forever.



Tentang Penulis

.:: Just Be My Self ::.




Your Ad Here