Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Monday, September 1, 2008

MARHABAN YA RAMADHAN

Wuih gak krasa..... Ramadhan telah tiba. Apalagi Ramadhan kali ini adalah Ramadhan yang paling kunanti slama ini. Gimana enggak? Ramadhan kali ini kujalani bersama teman-temanku. Untuk pertama kalinya diriku menjalani Ramadhan jauh dari ortu. Wahahaha... Gimana rasanya yah. Tapi alhamdulilah, untungnya aku masuk malem. Soalnya kalo masuk malem, berarti gak susah bangun kalo mau sahur. Kan berabe kalo waktunya sahur, tapi gak bisa bangun tidur. Kalo waktunya buka sih lebih gampang.
Dua hari sebelum Ramadhan ini, aku sempet baca sebuah pengumuman di kantor. Tulisannya berisi tentang doa malaikat Jibril menjelang Ramadhan. Doanya seperti ini, "Ya ALLAH tolong abaikan puasa umat Muhammad apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal berikut: Tidak memohon maaf pada orang tuanya, tidak bermaafan antara suami isteri, tidak bermaafan dengan orang sekitarnya." Dan Nabi Muhammad pun mengucapkan Amin sebanyak tiga kali.
Mungkin pengumuman ini ditujukan untuk mengajak semuanya bermaafan. Dari Malam kemarin Hapeku terus berdering. Bukan telepon sih, cuma SMS. Tapi buanyak banget. Isinya dari semua teman-temanku yang minta maaf atas kesalahan mereka. Baik dalam kota, maupun luar kota. Aku tak tahu apa ditempat mereka juga ada pengumuman seperti itu, atau mereka sudah tahu dari dulu tentang doa Malaikat Jibril ini. Tapi akupun tak mau kalah, aku juga tak mau puasaku sebulan gak diterima gara2 aku gak minta maaf. Meski aku gak mungkin telepon mereka satu-persatu buat ngucapin maaf, tapi minimal aku sudah mengirimkan pesan singkat berisi ucapan maafku. Untuk ke orang tua rencananya sih pagi ini. Akibat semua ini, Inbox dan Outboxku penuh semua. Apalagi kapasitas memorinya yang cuma 20 pesan. Jadi sedikit repot sih tiap kali tumpukan SMS masuk ke nomorku. Tapi gak papalah, yang penting kesalahanku mereka maafkan. Kan jadi lega. Dengan gini puasapun bisa tenang.
Tapi ada juga beberapa pesan yang gak nyampe. Yang ini sering terjadi kalo aku pake nomorku yang IM3. Waduh yang jaringan sibuklah, yang jaringan tak terakseslah, atau apapun. Bukannya aku mau menjelekkan INDOSAT. Cuma ini sekedar keluhanku sebagai konsumen aja. Udah gitu waktu aku isi pulsa kemarin, gak nyampe sampe sekarang. Yah untungnya masih ada nomor yang lain yang masih cukup pulsanya buat ngebales seabreg SMS itu. Sampe orang yang jual pulsanya juga BeTe abis. Gara-gara pulsaku gak masuk-masuk. Huh untung blum puasa. Andai udah puasa, bisa batal dah puasanya.
Sedikit saran buat IM3, percuma tarifnya murah, kalo kirim SMS aja sulitnya minta ampun. Jangankan kirim SMS, ngecek pulsa aja harus sampe berkali-kali baru mau. Kalo emang gara-gara tarifnya murah, tapi jaringannya macet. Mending agak dinaikin juga gak papa, tapi kualitasnya juga naik. Kan kasian kalo yang lagi bener-bener butuh koneksi, Eh malah gagal cuma gara-gara jaringan.
Yah emang semua harus ada sedikit halangan. Kalo gak gitu gak seru. Yang penting intinya sudah tercapai. Semua temanku sudah terjamah (Wuih terjamah, hutan kali.....), Maksudnya udah nyampe. Mulai yang pualing deket, mpe yang pualing jauh, mpe musuhpun udah. Yah sdikit jaim sih klo ke musuh, he...he...he... 262 x.
Buat teman Bloggers maupun semua Inet-User yang baca posting ini. Mohon maaf kalo saya banyak salah. Meski belum pernah ketemu, tapi mungkin ada beberapa kata-kata yang menyinggung. Jadi saya mohon maaf sebesar-besar-besarnya.
Klo skarang masih mikir, Enaknya sahur pake apa ya.....?

Source Gambar Disini

Sunday, August 31, 2008

Blog "ANTI" agama ISLAM


Sebelumnya postingan ini tidak bermaksud untuk memperpecah bangsa Indonesia. Bukan untuk kepentingan Agama, Ras, maupun penyebar fitnah. Ini semata-mata keluar dari diri saya sendiri. Tidak dari organisasi manapun ataupun bangsa dan ras apapun. Ceritanya seperti ini. Iseng, saya sebenarnya mau mencari gambar kartunnya anak muslim. Tapi gak sengaja kok nemu sebuah situs yang yah jujur aja langsung membuat hati saya sedikit gregetan. Nama situsnya kebohongandariislam.wordpress.com. Dari namanya aja sudah tahu pasti isinya apaan.
Langsung aja kubuka tuh situs. Bener dugaanku. Sekali buka, langsung deh judul artikelnya kalau gak salah "Dunia Gila". Meski aku belum baca semuanya soalnya loading-nya lama banget. Entah koneksiku atau emang situsnya yang kebesaran ukuran aku gak tahu. Tapi baca beberapa paragraf aja aku sudah bisa nebak isinya apa.
Entah apa yang mereka rencanakan. Hanya sekedar unek-unek atau emang mau menghancurkan. Seolah Islam itu benar-benar kejam. Mereka menuduh Nabi Muhammad itu psikopat. Dan ALLAH itu egois. Mereka bilang kalau emang ALLAH itu tiada duanya, mengapa Dia harus cemburu. Trus mereka membahas sebuah surat yang menyatakan kalau Islam harus membunuh orang Non Islam.
Sebenarnya semua ini sudah menjadi polemik selama ini. Apalagi setelah munculnya film "FITNA", seolah Gerakan Anti Islam marak dimana-mana. Mengapa sebelum ini mereka tak pernah muncul, mengapa mereka baru muncul setelah film itu ada. Aku jadi semakin gak ngerti. Atau jangan2 ada pihak yang menjadi kompor untuk menghancurkan Islam. Aku tak berani menuduh.
Semua ayat-ayat AlQuran yang mereka tolak itu, turun di negara Arab pada saat zaman kebodohan. Jadi setahu saya, dan yang saya pahami adalah ayat tersebut memerintahkan untuk membunuh bukan karena ISLAM agama kekerasan, atau agama yang suka membunuh. Melainkan karena pada saat itu Islam adalah agama yang baru dikenal masyarakat, jadi sebagian masyarakat ingin menghilangkan Islam. Oleh karena itu salah besar, jika mereka memvonis Islam sebagai agama kekerasan. Mereka yang mencap Islam sebagai agama kekerasan adalah orang-orang yang belum pernah mengenal Islam secara jauh. Oleh karena itu, saya mohon jika ingin mencemooh atau menjelekkan Islam supaya diteliti dulu. Bagaimana kejadiannya, bagaimana maksudnya, dan apa aplikasinya untuk zaman sekarang.
Islam tak pernah mengajarkan kekerasan. Islam selalu mengajarkan untuk menyebarkan Agama Islam dengan Akhlak atau sifat yang baik. Untuk masalah, perang saudara, ataupun di beberapa negara Islam yang saling terjadi perang kubu, menurut saya itu hanya Oknum. Dalam arti itu terjadi karena diri mereka pribadi. Sedangkan secara umum, Islam tak pernah mengajarkan seperti itu. Buktinya masih banyak Kaum Muslim yang tidak seperti itu. Masih banyak Kaum Muslim yang senang damai.
Selain itu kalau memang Islam mengajarkan kekerasan, mengapa masih banyak Muslim cinta damai? Seharusnya kalau memang itu ajaran Al-Quran yang merupakan wahyu ALLAH, semua Muslim akan melontarkan kata perang. Tapi buktinya tidak. Sekali lagi saya tegaskan masih banyak Muslim cinta Damai. Jadi saya pribadi sebagai Muslim maklum jika adanya perbedaan agama. Itu terserah pilihan hati anda. Tapi kalau bisa mari kita bersatu, gak usah pake cemoohan. Urusan agama orang lain, gak usah ikut campur. Untuk urusan teroris yang mengatasnamakan Islam, silakan ditangkap dengan syarat oleh pihak berwenang. Kan enak kalau Dunia ini damai.
Wah tapi bukannya sok jadi orator, cuma saya sedih aja ada yang mengejek agama yang saya yakini tanpa tahu secara mendalam ilmunya. Mengejek tanpa mempelajarinya. Memfitnah tanpa tahu asal-usulnya. Semoga postingan ini bermanfaat.
Terima Kasih.
Maaf kalau ada yang tersinggung.

Friday, April 18, 2008

IND sebagai pedownload 'FITNA' terbesar kedua

'Fitna', mungkin sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat dunia, khususnya kaum muslim yang memang merasa agak tersinggung dengan hadirnya film ini. Bahkan beberapa pemerintahan negara Islam dunia seperti Daerah negara-negara Timur Tengah dan juga Indonesia secara resmi telah menyatakan menentang Film durasi sekitar 17 menit buatan seorang anggota Parlemen Belanda Geert Wilders itu. Bahkan mantan PM Malaysia Mahatir Mohammad (maaf jika ada penulisan nama yang salah) menyerukan agar sekitar 1,5 milyar muslimin Dunia memboikot produk Belanda secara bersama-sama. Yang menjadikan saya agak heran, mengapa seorang Geert Wilders berani menentang banyak pemerintahan negara-negara Islam khususnya dan seluruh dunia pada umumnya. Termasuk juga pemerintahan negara Belanda yang juga tidak setuju dengan penerbitan Film ini. Tapi yang akan lebih mengherankan lagi jika anda membaca artikel yang sebenarnya sumbernya berasal dari detik.com, tapi saya menyadurnya dari blog lp3i makasar.
(http://lp3imakassar.blogspot.com/2008/04/orang-indonesia-getol-cari-film-fitna.html)
Artikel asli :
Film kontroversial ‘Fitna’, yang beredar di internet, ternyata laku di Indonesia. Setelah Belanda, pencari terbanyak ‘Fitna’ adalah dari Indonesia. Film besutan anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, memancing reaksi dari berbagai kalangan. Data dari Google Trends menunjukkan pencarian terbanyak film itu adalah dari negeri asalnya, Belanda. Nah, seperti dikutip detikINET dari data Google Trends, Selasa (1/4/2008), Indonesia ternyata menempati urutan kedua pencarian tersebut.
Hal ini tak lepas dari maraknya pemberitaan mengenai Fitna di media massa. Jika diperhatikan, secara global, lonjakan tertinggi tercapai pada 28 Maret 2008. Pada tanggal tersebut Google mencatatkan adanya siaran online (podcast) dari situs media NRC Handelsblad. Sedangkan untuk wilayah Indonesia, lonjakan tertinggi terjadi di 29 Maret 2008.
Jika dibandingkan berdasarkan wilayah spesifik, Jakarta berada di posisi ke-8 setelah wilayah-wilayah di Belanda. Di urutan atas adalah wilayah Helmond, Utrecht dan The Hague.

Dari sisi bahasa pencarian, Bahasa Indonesia menempati urutan kedua setelah Belanda. Berikutnya ada Bahasa Denmark (Danish), Jerman, Perancis dan kemudian Inggris di posisi buncit.
Sepuluh wilayah pencari film ‘Fitna’ terbanyak adalah:
1. Belanda
2. Indonesia
3. Denmark
4. Belgia
5. Jerman
6. Swedia
7. Perancis
8. Kanada
9. Amerika Serikat
10. Inggris Raya
Sumber: detik.com
--End--
Ini sedikit mengejutkan memang, tapi inilah nyatanya. Mungkin ini dikarenakan masyarakat Indonesia yang memang serba ingin-tahu terhadap berita terbaru. Wah dapat diartikan dari segi positifnya dan dari sudut pandang lain bahwa kalau banyak yang download, berarti orang Indonesia banyak yang bisa Internet donk. Jadi gak gaptek lagi. Yah semoga.....

Sunday, January 6, 2008

Mengerti Arti nama Islam Lebih Jauh.....

"Islam adalah sebuah singkatan dari Isyak, Subuh, Lohor(Dzuhur), Ashar, dan Maghrib. Itu menurut sebagian orang kuno." (penulis)

Di antara keistimewaan agama Islam adalah namanya. Berbeda dengan agama lain, nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tapi, nama Islam menunjukkan sikap dan sifat pemeluknya terhadap Allah.

Yang memberi nama Islam juga bukan seseorang, bukan pula suatu masyarakat, tapi Allah Ta’ala, Pencipta alam semesta dan segala isinya. Jadi, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw. dengan nama yang diberikan Allah.

Islam berasal dari kata salima yuslimu istislaam –artinya tunduk atau patuh– selain yaslamu salaam –yang berarti selamat, sejahtera, atau damai. Menurut bahasa Arab, pecahan kata Islam mengandung pengertian: islamul wajh (ikhlas menyerahkan diri kepada Allah), istislama (tunduk secara total kepada Allah), salaamah atau saliim (suci dan bersih), salaam (selamat sejahtera), dan silm (tenang dan damai). Semua pengertian itu digunakan Alquran seperti di ayat-ayat berikut ini.

وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (An-Nisa’: 125)

أَفَغَيْرَ دِينِ اللَّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ

Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (Ali Imran: 83)

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (Asy-Syu’araa’: 89)

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآَيَاتِنَا فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ أَنَّهُ مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum (Mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu).” Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-An’am: 54)

فَلَا تَهِنُوا وَتَدْعُوا إِلَى السَّلْمِ وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ وَاللَّهُ مَعَكُمْ وَلَنْ يَتِرَكُمْ أَعْمَالَكُمْ

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. (Muhammad: 35)

Sementara sebagai istilah, Islam memiliki arti: tunduk dan menerima segala perintah dan larangan Allah yang terdapat dalam wahyu yang diturunkan Allah kepada para Nabi dan Rasul yang terhimpun di dalam Alquran dan Sunnah. Manusia yang menerima ajaran Islam disebut muslim. Seorang muslim mengikuti ajaran Islam secara total dan perbuatannya membawa perdamaian dan keselamatan bagi manusia. Dia terikat untuk mengimani, menghayati, dan mengamalkan Alquran dan Sunnah.

Baca Selengkapnya : http://www.dakwatuna.com/

Friday, December 14, 2007

Betapa Pentingnya Makna Syahadat itu.......??????

Syahadat Laa ilaaha illallah merupakan pondasi dasar dienul Islam. Ia merupakan rukun pertama dari rukun Islam yang lima. Kalimat Laa ilaaha illallah merupakan kalimat yang menjadi pemisah antara mukmin dan kafir. Ia menjadi tujuan diciptakannya makhluk. Ia juga merupakan sebab di utusnya para rasul. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sendiri diperintah untuk memerangi manusia sehingga manusia mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah, sebagaimana hadits yang terdapat dalam Bukhari dan Muslim, yang diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu 'Anhu (yang artinya):
“Aku diperintah memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan Laa ilaaha illallah. Barangsiapa yang telah mengucapkan Laa ilaaha illallah berarti selamat dariku harta dan jiwanya kecuali hak keduanya. Dan adapun perhitungannya (diserahkan) kepada Allah Azza wa Jalla.”

Karena kalimat Laa ilaaha illallah ini pula ditegakkan timbangan keadilan dan catatan amal. Merupakan materi utama yang akan ditanyakan dan dihisab, merupakan asas agama, merupakan hak Allah atas hamba-Nya untuk masuk Islam dan kunci keselamatan, penentu surga dan neraka.

Kita terkadang melihat sebagian kaum muslimin –kalau tidak boleh dikatakan banyak- setelah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah, telah merasa bahwa dirinya sudah selamat dari api neraka. Asalkan sudah mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah sudah pasti masuk surga, sudah jaminan bebas dari api neraka. Mereka tidak lagi melihat haram dan haram. Tidak memperhatikan lagi apakah melakukan ke-syirik-kan atau tidak. Apakah telah melakukan perbuatan yang bisa membatalkan syahadat-nya atau tidak.

Mereka, selain menyembah Allah juga menyembah kepada yang lain. Datang dan minta ke kuburan, menyembah kuburan, minta berkah kepada batu atau pohon, menggunakan jimat dan mantra-mantra, berdoa kepada selain Allah, menyembelih binatang untuk selain Allah, bernadzar kepada selain Allah, bersumpah kepada selain Allah, datang, percaya, dan minta kepada dukun, melakukan sihir, dan melakukan perbuatan-perbuatan lainnya yang dapat mengurangi kesempurnaan bahkan membatalkan syahadatnya.

Ketika diberitahu dan diingatkan, terkadang di antara mereka berdalih dengan hadits: dari Anas bin Malik Radhiallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda kepada Muadz bin Jabal (yang artinya):
“ Tak ada seorang hamba pun yang bersaksi bahwa tiada illah kecuali Allah dan Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya kecuali Allah mengharamkan baginya neraka.” (Riwayat Muslim)

Sudahkah mereka memahami, apa makna kalimat Laa ilaaha illallah? Apa syarat dan rukun-nya, apa pula konsekuensinya dan pembatal-pembatalnya?

Ketika mereka (para penyembah berhala) diberitahu, dijelaskan kebenaran, kebanyakan dari mereka berpaling, kecuali orang-orang yang dirahmati oleh Allah. Mereka tetap saja menyembah berhala dan tidak mau mendengarkan firman Allah dan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, serta menolak petunjuk orang-orang yang memberi nasihat, dan barangkali juga mereka justru menentang dan menyakiti orang yang mengingkari kebatilan dan dosa-dosa mereka. Allahu Musta’an.

Mereka lupa (atau berpura-pura lupa?) atau bodoh (atau berpura-pura bodoh?)? Atau memang karena tidak tahu? Belum sampai penjelasan kepada mereka? entahlah. Allahu A’lam; bahwa di dalam kalimat Laa ilaaha illallah terdapat syarat dan rukun yang harus kita penuhi, konsekuensi-konsekuensi yang harus kita laksanakan, ada juga pembatal-pembatal yang harus kita tingggalkan dan jauhi. Jadi tidak semata-mata hanya mengucapkan Laa ilaaha illallah semuanya menjadi beres.

Kalau kita tidak waspada dan hati-hati, kita dapat berbuat seperti mereka, melakukan hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan tauhid, bahkan melakukan hal-hal yang dapat membatalkan Laa ilaaha illallah kita. Naudzu billahi min dzalik. Kita berlindung dari hal yang demikian.

Karenanya mari kita bersama-sama mengoreksi syahadat Laa ilaaha illallah yang telah kita ucapkan. Apakah sudah memenuhi syarat dan rukunnya, maknanya, konsekuensinya, apakah telah meninggalkan pembatal-pembatalnya atau belum. Apabila sudah, alhamdulillah, itu yang kita harapkan. Namun apabila sebaliknya, marilah kita perbaiki, mumpung masih ada kesempatan. Selagi ajal belum sampai tenggorokan.

taken from http://www.perpustakaan-islam.com



Tentang Penulis

.:: Just Be My Self ::.




Your Ad Here